Search
Archives

cerita inspirasi 2

UJIAN PENTING

Namanya Ridha, dia saat ini sedang kuliah semester akhir di salah satu universitas negeri dia kuliah di salahsatu jurusan favorit yaitu kedokteran.sebuah jurusan yang ia yakini akan membuat hidupnya jauh lebih baik di masa mendatang. Bukan hanya untuk hidupnya tetapi juga buat keluarganya yang telah susah payah mengumpulkan uang agar ia dapat meneruskan dan menyelesaikan kuliahnya.kakanya pun sampai rela untuk tidak menikah tahun ini karena harus menyisihkan gajinya untuk membiayayai tugas akhir dan biayaya laboratorium ridha yang terbilang cukup mahal. Suatu hari dia bercerita terhadap saya ketika ujian dia bertemu dengan dosen yang cukup unik, dosen itu ingin memberikan pertanyaan lisan. Satu persatu pertanyaan pun di lontarkan dan semua mahasiswapun menjawab pertannyaan dari dosen tersebut, dan ternyata 9 pertanyaan dijawab ridha secara lancar namun ada satu pertanyaan yang ia tidak jawab karena aneh sekali menurutnya. Pertanyaan tersebut dilontarkan oleh dosen secara lisan. Dan dosen itu berkata “ coba tuliskan nama ibu tua yang setia membersihkan ruangan kelas ini , bukan seluruh ruangan di gedung ini! ” katanya. Seluruh ruangan pun tersenyum mungkin mereka mengira bahwa itu hanya sebuah gurauaan karena pertanyaan ini tidak ada hubungannya dengan mata kuliah ini sama sekali

“ini serius !” lanjut pa dosen itu dengan nada yang cukup tegas. “kalau tidak tahu mending dikosongkan saja jangan suka mengarang nama orang!”

Ridha mengetahui ibu tua itu dia juga mungkin satu-satunya cleaning service di gedung kedokteran ini. Ridha tahu bahwa orangya agak pendek,rambut putih yang selalu digelung dan ia sangat ramah terhadap semua mahasiswa yang dating melintasinya dia juga sangat sopan dan selalu menundukan kepalanya ketika melewati mahasiswa-mahasiswa lain. Tetapi satu hal yang membuatnya konyol dia tidak mengetahui namanya! Dan dengan terpaksa dia memberikan jawaban kosong pada soal ke 10 itu. Ujian pun berakhir dan satu persatu lembar jawaban pun dikumpulkan kepada dosen itu, dan sambil mengumpulkan kertas jawabannya ridha memberanikan diri untuk bertanya pada dosennya mengapa ia memberikan pertannyaan aneh seperti itu serta seberapa pentingkah pertannyaan itu dalam ujian kali ini dan dosen itupun menjawab “ justru ini adalah pertanyaan terpenting dalam ujian kali ini! “ katanya.

Dan beberapa mahasiswa lain pun ikut memperhatikan dosen itu berbicara

“pertanyaan ini memiliki bobot tertinggi daripada 9 pertanyaan yang lainnya.jika anda tidak mampu menjawabnya sudah pasti nilai anda hanya C atau D! Semua berdecak dan ridha bertanya lagi pada dosen itu” kenapa pak?”

“ hanya orang-orang peduli kepada sekitarnya saja yang pantas menjadi dokter!” dosen itu lalu pergi membawa tumpukan kertas2 ujian tersebut.



cerita inspirasi

SEMANGAT YANG TINGGI

Cerita ini diambil ketika saya baru memasuki jenjang universitas, sebelumnya universitas ini bukan universitas yang slama ini saya idamkan sebelumnya,namun takdir berkata lain dan saya mulai mencoba untuk menjalani aktivitas di linkungan yang baru ini. Awalnya saya canggung dalam bergaul dengan teman-teman yang lain ,saya selalu terdiam dan selalu bingung dalam membuka topic pembicaraan yang harus saya lontarkan kepada mereka namun tetap saja selalu saja sulit bagi saya untuk berbicara dengan orang lain,, suatu hari ketika saya mulai memasuki kelas kuliah saya berkenalan dengan seorang teman yang sangat baik terhadap saya,,sebut saja nia namanya,dia mengerti dan seolah-olah merasakan posisi saya ketika saya terjatuh dan berada dalam keterpurukan dia selalu ada, sikapnya yang ramah terhadap orang lain, tenang, serta mudah bergaul membuat saya belajar dalam menyikapi orang banyak.Dan yang saya terharu padanya adalah semangat juangnnya yang sangat tinggi,, dia berasal dari keluarga yang bisa dibilang lemah dalam kondisi ekonominya namun dia selalu focus dalam mengikuti mata kuliah dan selalu mendapatkan nilai A dalam setiap mata kuliah,, tetapii saya , saya bukan tipe anak yang rajin dan semangat dalam belajar, yah bisa dikatakan berada di kalangan orang yang memiliki kecerdasan rata-rata, berkali-kali saya berusaha untuk belajar tetapi tetap saja nilai saya selalu pas-pas.an. suatu harii dia bercerita kepada saya bahwa dia selama ini berjuang untuk memasuki universitas ini,, orang tuannya sampai rela menjual sepetak tanah di rumahnya hanya untuk membiayayai dia kuliah,adik-adik nya sangat banyak ,dia anak pertama sehinngga tertanam beban di dalam dirinya sebagai tulang punggung keluarga kelak . Ia berharap sekali kelak ia dapat membahagiakan kedua orangtuany dan mampu membantu kedua orangtuannya untuk membantu menyekolahi adiknya. Sampai-sampai lebaran tahun ini ia sampai rela untuk tidak pulang ke kampong halamannya di medan hanya karena ia tidak mempunyai biaya untuk ongkos dan tidak ingin membebankan oran tuanya, sungguh sangat tegarnya ia bisa menghadapi hidup yang keras ini. Kesulitan ekonomi baginya bukanlah penghalang dalam meraih prestasi akademiknya,terkadang saya berpikir apakah ada perbedaan di antara kita?? Apa yang membuat dia bisa jauh lebih pintar,, selain belajar?? Mungkin dia memiliki tujuan hidup yang terarah dan sudah terencana .lain hal nya pada diri saya, mungkin saat ini saya harus belajar dari orang2 yang terdekat dengan saya,, saya harus mencari dimana sesungguhnya titik terang dalam meraih kesuksesan dalam belajar serta berprestasi. Semoga sosok pribadinya dapat menginspirasikan hidup saya.